Tidak ada perihal kebetulan di dunia ini, semuanya atas kehendak Allah, semua sudah diatur dan ditakdirkan oleh-Nya.
Pun ketika sebagian mahluknya menganiaya atas sebagian yang lainnya, merampas haknya atau melukainya secara batin maupun nyata.
Beberapa hari lalu ada sedikit musibah menimpa, perasaan sedih dan marah bercampur semuanya di dada.
Pada saat masih shock, disela-sela itu secara tidak sengaja saya membaca status seorang teman di contact BB yang menuliskan "Diam adalah doa terdahsyat orang yang teraniaya". Tidak ada perihal kebetulan di dunia ini, semuanya atas kehendak Allah, semua sudah diatur dan ditakdirkan oleh-Nya.
Pada dasarnya, dibolehkan bagi orang yang dizalimi dan dianiaya untuk membela dirinya salah satu bentuknya adalah dengan mendoakan keburukan atas orang yang menzaliminya.
“Allah tidak menyukai ucapan buruk, (yang diucapkan) dengan terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Nisa’: 148)
Namun...
"DIAM adalah doa
terdahsyat orang yang teraniaya..."
OK lah, Ya Allaah..
saya tidak akan mendoakan
keburukan atas orang yang menganiaya saya, karena saya yakin Engkau Maha
Melihat, Engkau Maha Adil dan Engkau Maha Perkasa. Perhitungan-Mu di hari nanti
lebih akurat dan lebih adil dari segala perhitungan di dunia ini, jadi saya
serahkan semuanya kepada-Mu. saya yakin ini petunjuk Mu agar saya bisa
mengambil hikmah dari sini untuk mencegah musibah yang lebih besar nantinya.
Kalau boleh saya
ngelunjak, saya mau 'nebeng' doa baik saja.. Semoga Engkau berkenan memberikan
kebaikan dunia dan akhirat kepada hamba, dan jauhkan hamba dari api neraka.
Amiin..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar